Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele

Pertamina dan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution punya penjelasan berbeda soal penyebab antrian mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumut 5 hari belakangan ini.
Pertamina menyebut karena kebutuhan BBM masyarakat meningkat signifikan seusai masa libur sekolah. Kondisi ini memerlukan penyesuaian kapasitas angkutan dan jumlah perjalanan mobil tangki.
Sementara Bobby, menyebut antrean disebabkan distribusi BBM terganggu karena terjadi pemberhentian massal pengemudi mobil tangki.
Bobby mempertanyakan perbedaan penjelasan ini, sebab dia menerima informasi pemberhentian massal ini justru dari pihak Pertamina.
"Saya baca juga, ini beda pendapat katanya, kalau beda nanti saya buka chatnya, gitu loh, kita ini kan pemerintah ada komunikasi yang bisa kita lakukan, kalau itu mereka bilang berbeda tidak sesuai dengan apa yang kita sampaikan," ujar Bobby saat ditanya wartawan di Kabupaten Nias Selatan, Jumat (17/7/2026) malam.
Namun Bobby, tidak ingin mempersoalkan perbedaan penjelasan ini, dia meminta Pertamina fokus mendistribusikan BBM ke sejumlah SPBU, sebab itu persoalan utama, bukan karena stok BBM nya langka.
"Udahlah, nggak usah dipermasalahkan, yang penting udahlah Pertamina, masyarakat butuh minyak itu aja, jangan bertele-tele kebanyakan narasi dan alasan, penuhi aja minyaknya udah selesai mau alasan apapun masyarakat sebenarnya nggak mau tahu, yang penting minyaknya ada," ujarnya.
Sebelumnya Bobby juga mengatakan telah menggandeng TNI dan Polri untuk membantu Pertamina mendistribusikan BBM ke sejumlah SPBU di Sumut sejak Selasa (14/7/2026).
Langkah tersebut menurutnya, diambil menyusul pemberhentian massal sopir pengangkut BBM yang menghambat distribusi dan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Sumatera Utara dalam tiga hari terakhir.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina juga dengan TNI-Polri, kami dari pemerintah juga sudah menyiapkan driver dan tim pengamanan untuk bisa mengganti sementara driver, yang hari ini belum selesai perekrutannya," kata Bobby.
Sebelumnya: Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
Selanjutnya: Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
Artikel Terkait
- PBB Rilis Panduan Resmi Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan
- Rano Karno: Aku Dukung Spanyol Kalahkan Argentina 2-1
- Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Dibuka, Akses 3T Pulih
- Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain
- Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB
- Pemkab Sigi Ajukan Pembangunan 199 Huntara Tahap II bagi Korban Gempa
- Ini Tips Memilih Ban SUV yang Tepat Sesuai Karakter Jalan di Indonesia
- Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
