Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU

Satuan Tugas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Sumatera Utara telah meminta keterangan terhadap 10 korban dugaan pelecehan seksual yang diduga terjadi di lingkungan kampus USU. Kini polisi juga tengah mengusut kejadian tersebut.
"Kita masih melakukan investigasi bersama dengan Direktorat PPA dan PPO Polda ," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, dilansir detikSumut, Selasa .
Adrian menyebut sejauh ini belum ada korban yang membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan. Meski begitu, polisi tetap turun tangan untuk menginvestigasi peristiwa tersebut.
"Sampai saat ini masih belum ada , makanya kita melakukan investigasi dulu," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Satgas PPK USU Meutia Nauly mengatakan ada kemungkinan korban lebih dari 10 orang. Dia membenarkan terdapat dua kasus pelecehan seksual yang terjadi di Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis .
Namun Meutia mengaku pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan rinci terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial tersebut. Menurutnya, keselamatan, kerahasiaan identitas, perlindungan, dan pemulihan korban merupakan prioritas utama Satgas PPK.
Simak selengkapnya di sini.
Simak Video '10 Korban Dugaan Pelecehan Seksual USU Dimintai Keterangan Satgas PPK':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
Selanjutnya: Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
Artikel Terkait
- Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
- Link Live Streaming China Open 2026 Hari Ini: Putri KW Main Pertama
- Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng
- Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
- 6 Hal Terimbas dari Saling Serang Terbaru Iran Vs AS
- Awal Mula Keluarga di Depok Diteror Tetangga Sampai Jual Rumah
- Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
