Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes

Presiden Prabowo Subianto lagi-lagi menyinggung pihak yang nyinyir terhadap program Makan Bergizi Gratis . Prabowo heran program tersebut dinilai sebagai pemborosan, sedangkan kebocoran kekayaan negara ribuan triliun selama puluhan tahun tidak banyak dipersoalkan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin . Prabowo awalnya menegaskan salah satu ukuran keberhasilan suatu negara adalah kemampuannya memenuhi kebutuhan pangan rakyat.
"Setiap perekonomian itu pasti diukur dan kita punya ukuran, kita bertanya apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya, itu yang jadi ukuran, untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberikan dasar dari sebuah peradaban, yang paling dasar adalah memberi makan, pangan," kata Prabowo.
"Kalau ada orang-orang pintar bahwa ada yang lebih penting dari perut yang lapar ya saya persilakan Saudara-saudara, yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun peradaban manusia tidak ada masyarakat yang bertahan tanpa pangan, punah, peradaban punah kalau tidak makan," lanjutnya.
Prabowo mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan harga pangan tetap terkendali, pupuk tersedia dengan harga terjangkau bagi petani, serta anak-anak sekolah memperoleh makanan bergizi melalui program MBG.
"Kita bertanya sekarang, apakah harga pangan terkendali, apakah pupuk tersedia untuk petani, dengan harga yang terjangkau, kita bertanya apakah sekolah memperoleh makanan bergizi di sekolah," ujarnya.
Prabowo kemudian menyoroti kritik yang terus dialamatkan kepada pemerintah terkait pelaksanaan program MBG. Menurutnya, program tersebut justru menyasar kelompok yang paling membutuhkan.
"Saudara-saudara saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk orang-orang lansia, dianggap pemborosan," ujarnya.
Prabowo kemudian membandingkan kritik tersebut dengan minimnya sorotan terhadap kebocoran kekayaan negara yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Tapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia selama 34 tahun, tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi," ujarnya.
Simak Video 'Prabowo: Saya Diserang karena Beri MBG ke Anak-anak Dianggap Pemborosan':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
Selanjutnya: Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
Artikel Terkait
- Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
- HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
- Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
- Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar
- Habiburokhman: Presiden Tak Pernah Campuri Urusan Hukum Acara Pidana
- Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek
- Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
- BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026
