RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit

Di lain pihak, Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Adam Malik, Nasib Mangoloi Situmorang menyampaikan mendapatkan kesulitan dalam saat menyatukan organ tubuh salah satu korban.
"Kita sudah periksa jenazah yang tak utuh," katanya.
Dia pun menuturkan, ada empat orang tim forensik disapsiagakan untuk menangani seluruh jenazah korban yang diserahkan pihak kepolisian.
Sebelumnta diberitakan, kecelakaan beruntun sembilan kendaraan memakan korban jiwa dan luka-luka di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Blongnya Rem Truk Jadi Pemicu
Ferry menjelaskan, terkait kronologi kecelakaan, mulanya ada truk dengan muatan galon air mineral melaju dari arah Karo menuju Kota Medan.
"Di perjalanan, truk ini mengalami rem blong," kata Ferry dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.
Setelah itu, kecelakaan beruntun pun terjadi dengan delapan kendaraan lainnya, yakni, dua truk cold diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor.
Berangkat dari kejadian itu, petugas mengamankan satu sopir truk muatan air mineral, inisial I ke Polsek Pancur Batu untuk diperiksa.
Sementara untuk kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah dilakukan evakuasi ke sisi kanan dan kiri jalan.
"Arus lalu lintas dari dua arah, Medan-Karo sudah berjalan lancar," ujarnya.
4 Orang Tewas-8 Orang Terluka
Ferry menuturkan dari insiden itu ada 4 orang yang meninggal dunia, bernama Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.
Selain itu, ada pula 8 orang yang mengalami luka-luka. Rinciannya, dua orang dibawa ke puskesmas terdekat, bernama Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31).
Dan enam korban lainnya dibawa ke RSUP Adam Malik antara lain, Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23).
Sebelumnya: Kereta Api di Indonesia: Dari Warisan Kolonial hingga Transportasi Andalan
Selanjutnya: Cara Nonton Argentina Vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Live Streaming dan TVRI
Artikel Terkait
- Pria di Jakut Tergeletak Bersimbah Darah Usai Dibacok Begal Pakai Gancu
- WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
- Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
- Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
- 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
- INFOGRAFIK: Hoaks Bansos PKH Senilai Rp 1,5 Juta dari Kemensos, Cek Faktanya!
- Satu Truk Kabur usai Tabrakan di JLS, Sopir Korban Terjepit Kabin
- Disnaker Jabar Ungkap Hasil Pemeriksaan 11 Pabrik Kapur di Cipatat, Temukan Pelanggaran BPJS hingga K3
