Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia

Timnas Inggris berhasil mengalahkan Prancis 6-4 dalam perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memuji penampilan timnas Inggris dan menyampaikan kebanggaannya.
Hal itu disampaikan Keir Starmer melalui akun X miliknya, @Keir_Starmer. Dia mengatakan apa yang dicapai oleh Harry kane dan kawan-kawannya itu sungguh luar biasa.
"Hasil luar biasa malam ini @England. Kalian sudah membuat kami bangga," tulisnya, Minggu .
Starmer yang sebentar lagi meninggalkan jabatannya itu memang terus mendukung timnas Inggris. Bahkan, Starmer sempat menyiapkan hari libur nasional jika Inggris menjadi juara di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Keir Starmer juga mendukung agar FIFA menyelidiki pemain Timnas Argentina yang membentangkan spanduk klaim atas Kepulauan Falkland. Penyerang sekaligus kapten Timnas Argentina Lionel Messi bersama rekan-rekannya membentangkan spanduk 'Malvinas milik Argentina' seusai kemenangan mereka di semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris.
Dilansir The Guardian, Jumat , Downing Street, kantor PM Inggris, mengatakan Starmer menonton pertandingan tersebut saat melakukan perjalanan ke Ukraina dengan kereta api untuk perjalanan luar negeri terakhirnya sebagai PM. Downing Street mengatakan Starmer mendukung seruan Menteri Perdagangan Peter Kyle agar FIFA menyelidiki aturan apa yang mungkin telah dilanggar.
Setelah kemenangan Argentina 2-1 dalam pertandingan yang terkadang penuh gejolak di Atlanta pada Rabu , beberapa pemain membentangkan spanduk yang bertuliskan: 'Las Malvinas son Argentinas', menggunakan istilah wilayah tersebut untuk kepulauan di Atlantik Selatan.
Argentina akan menghadapi Spanyol di final pada Minggu . Ketika ditanya siapa yang akan didukung Starmer, juru bicara Starmer mengatakan: "Perdana Menteri mendoakan yang terbaik untuk kedua tim di final, terutama Spanyol."
Ketika ditanya tentang reaksi Starmer terhadap spanduk tersebut, mereka mengatakan: "Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Posisi kami tidak berubah. Penentuan nasib sendiri berada di tangan penduduk pulau dan komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah.
Secara lebih luas, tindakan potensial adalah urusan FIFA, tetapi ini adalah Piala Dunia yang fantastis dan kami telah mengatakan sepanjang waktu bahwa politik harus dijauhkan dari sepak bola."
Lihat juga Video: Trump Kritik Taktik Inggris yang Kalah Lawan Argentina
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan
Selanjutnya: Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan
Artikel Terkait
- Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
- Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran
- Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
- Gajah Bisa Tutup Saluran Telinga untuk "Dengar" Getaran Bumi
- Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali
- Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
- Pria di Bantul Serahkan Dollar AS untuk Digandakan, Tertipu Rp100 juta
- Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
