Geger Wanita Ditemukan Tinggal Kerangka di Sukabumi Ternyata Korban Pembunuhan

Penemuan kerangka manusia di area hutan jati Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Tim gabungan kepolisian berhasil mengidentifikasi korban sekaligus meringkus terduga pelaku pembunuhan.
Dilansir detikJabar, Kamis , kasus ini viral di media sosial. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi membenarkan bahwa jajarannya telah berhasil mengungkap kasus yang menjadi perhatian masyarakat ini
Terduga pelaku berinisial H alias Delon diamankan tanpa perlawanan di wilayah Kecamatan Sagaranten pada Rabu sekitar pukul 16.30 WIB.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi tim gabungan Satreskrim Polres Sukabumi bersama Unit Reskrim Polsek Sagaranten, identitas korban yang sebelumnya berstatus Mr X berhasil diungkap dan terduga pelaku telah diamankan," ujar Ilham kepada detikJabar.
Melalui serangkaian penyelidikan intensif, olah Tempat Kejadian Perkara , serta pemeriksaan saksi, polisi memastikan bahwa kerangka tersebut adalah Eka Yani -dalam rilis tertulis polisi berinisial E M-seorang ibu empat anak asal Kampung Sindangsari, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.
Jasad korban sendiri sebelumnya ditemukan mengenaskan oleh seorang pekerja di kawasan perkebunan, Kampung Cimahi, Desa Sagaranten, Senin sekitar pukul 08.30 WIB. Selain mengamankan pakaian merah dan kaus hitam milik korban, polisi juga menyita satu unit ponsel yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Baca berita selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: 5 Mayat Dikubur di Rumah Indramayu Diduga Korban Pembunuhan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Selanjutnya: BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
Artikel Terkait
- Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
- Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
- Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia
- 10 Perusahaan Properti dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di RI
- Matcha vs Kopi, Begini Perbedaan Kepribadian Peminumnya
- Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
- Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung
- Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
