Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi

Viral di media sosial foto memperlihatkan kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pamer tumpukan uang. Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Lampung menyatakan telah meminta klarifikasi kepada pihak terkait.
Dilansir detikSumbagsel, foto yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan dua wanita memegang uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang disusun dalam beberapa tumpukan. Pada foto lainnya, uang tersebut terlihat dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.
Foto tersebut merupakan Kepala SPPG di Pesisir Barat dan seorang ahli gizi. Unggahan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah akun mempertanyakan asal-usul uang dalam foto tersebut serta meminta adanya penelusuran.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Lampung Achmad Hery Setiawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah dan kepala SPPG untuk meminta penjelasan terkait beredarnya foto tersebut.
Menurut Achmad, informasi sementara yang diterimanya menyebut foto lama tersebut kembali diunggah dan disebarluaskan di media sosial hingga memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Meski demikian, KPPG Lampung masih melakukan pendalaman untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga terus dilakukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
"Kami masih melakukan koordinasi dan meminta klarifikasi lebih lanjut agar informasi yang berkembang dapat dipastikan kebenarannya," kata kata Achmad Hery kepada wartawan, dilansir Sabu .
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 7 Negara Penghasil Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Selanjutnya: Pengacara Bawa Bukti Tambahan untuk Laporkan Pansus Hak Angket DPRD Gowa
Artikel Terkait
- Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
- 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
- Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB
- Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar
- "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
- Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
- Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
- Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
