Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

Mencegah Pembengkakan Biaya Petani
Langkah pengerukan ini disambut lega oleh para petani di wilayah setempat. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi Waduk Gondang, Ramijo, mengatakan bahwa ketersediaan air yang cukup sangat menentukan keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III.
Menurut Ramijo, jika pasokan air Waduk Gondang tidak mencukupi, para petani terpaksa memutar otak dan mengambil air dari sumber lain seperti Bengawan Jero.
Namun, dia menyebut, skenario tersebut berkonsekuensi pada pembengkakan biaya operasional.
"Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah sehingga kebutuhan untuk pertanian bisa tercukupi. Sebab, kalau air di waduk tidak cukup, petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan itu tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi," ungkap Ramijo.
Proses pengerukan ini ditargetkan dapat berjalan bertahap untuk memulihkan daya tampung waduk secara maksimal demi menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
Sebelumnya: Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
Selanjutnya: Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
Artikel Terkait
- Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
- Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
- Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T
- WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
- Gus Ipul Jamin Prabowo Tak Ikut Campur di Muktamar PBNU
- Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI
- Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
- Harga Sama, Ini Perbandingan Almaz RS Pro Hybrid VS XForce Hybrid
